Sabtu, 21 Juni 2014

Bersyukur



Aku bersyukur atas keberadaanku sekarang ini. Bahwa semua mahluk yang diciptakanNya itu mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Kadang aku merasa tak adil karena keinginanku yang tak terwujud, menangis dan menyalahkan kedua orang tuaku atas semuanya. Tapi aku tahu ini semua bukan salah mereka, ini semua salahku, kesalahan karena tidak bisa mensyukuri atas apa yang aku miliki sekarang. Karena aku hanya menuntut dan berupaya memiliki, karena egoku yang mungkin selama ini masih bersarang dan tak mau beranjak pergi.
Harusnya aku bersyukur atas apa yang aku miliki sekarang. Kebahagiaan yang telah diberikanNya, kedua orang tuaku, saudara-saudaraku, teman-teman yang selalu disampingku. Kadang tak seseorang memiiki nasib yang sama, tak usah jauh-jauh melihat, satu sedarah pun beda prinsip itu wajar, beda sikap maupun perilaku itu wajar.
Haish ini fikiran terganggu sama salah satu tayangan televisi, jadi bikin ga nyambung mau cerita apalagi, padahal tadi idenya udah cemerlang banget.
Ya aku berusaha untuk mensyukuri atas apa yang aku miliki dan aku punyai sekarang ini, karena tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama sepertiku. Untuk kedua orang tuaku, tunggulah nanti, tunggu hingga aku akan membuatmu bangga denga caraku sendiri. Aku akan membuat kalian merasa berguna dan bangga karena telah melahirkanku. Doaku selalu untuk kalian. Ingin sekali mengatakan bahwa aku sayang sekali kalian, terimakasih selama ini telah memberikanku segalanya, dan selamanya tetaplah bersamaku.